HAK DAN TANGGUNG JAWAB ANAK-ANAK

 

Anak-anak berhak atas:

  • hidup
  • nama dan kebangsaan yang terdaftar secara sah serta mengenal dan dirawat oleh orang tua mereka.
  • perawatan yang layak dan standar kehidupan untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan fisik, mental, spiritual, moral dan sosial mereka supaya mereka dapat tumbuh dewasa dan menjalani hidup yang utuh, mandiri serta produktif.
  • pendidikan gratis untuk mendapatkan kemampuan membaca dan pengetahuan masyarakat mendasar yang bebas dari keberpihakan dan prasangka.
  • berbagai pilihan mengenai hal-hal yang mempengaruhi hidup mereka serta diberikan informasi dan dukungan untuk membantu mereka membuat pilihan yang baik.
  • berpikir, meyakini dan mengatakan apa yang mereka inginkan selama mereka tidak menghalangi orang lain menikmati hak mereka.

Para pemerintah, organisasi, komunitas, budaya, keluarga dan khususnya orang tua seharusnya mengusahakan apa yang terbaik bagi setiap anak supaya sembari mereka tumbuh dewasa mereka belajar menggunakan hak-hak mereka secara benar dan bertanggung jawab.

Anak-anak sebaiknya tidak dipisahkan dari orang tua mereka kecuali kalau demi kepentingan anak-anak tersebut sendiri.

Anak-anak yang tidak dapat dirawat secara layak oleh keluarga mereka berhak untuk dirawat secara layak oleh orang-orang yang menghormati jenis kelamin, bahasa, budaya dan agama mereka biarpun mereka dibawa pergi untuk tinggal di negara lain.

Anak yang orang tuanya berpisah berhak untuk tetap berhubungan dengan kedua orang tuanya kecuali kalau hal ini dapat menyakiti anak tersebut.


 

Keluarga yang anggotanya tinggal di negara-negara yang berbeda sebaiknya diizinkan untuk bepergian ke negara-negara tersebut supaya orang tua dan anak-anak dapat tetap berhubungan atau kembali bersatu sebagai satu keluarga.

Anak-anak yang memasuki sebuah negara sebagai pengungsi seharusnya memiliki hak yang sama dengan anak-anak yang lahir di negara tersebut.

Anak-anak seharusnya dilindungi dari bahaya, penelantaran, eksploitasi atau kegiatan lainnya yang dapat membahayakan perkembangan mereka. Terutama eksploitasi seksual, bahaya akibat konflik bersenjata, buruh anak-anak, dijual atau diculik untuk prostitusi atau pekerjaan orang dewasa, obat-obatan berbahaya.

Anak-anak yang telah disakiti, ditelantarkan atau dianiaya seharusnya menerima pertolongan untuk memulihkan harga diri mereka dan untuk kembali ke keadaan normal.

Anak-anak yang dituduh melanggar hukum seharusnya mendapatkan bantuan hukum. Anak-anak yang ditempatkan di lembaga-lembaga atau di penjara seharusnya dipisahkan dari orang dewasa dan seharusnya tetap dapat berhubungan dengan keluarga mereka.

TANGGUNG JAWAB ANAK-ANAK

Anak-anak memiliki tanggung jawab untuk:

  • menghormati hak-hak orang lain termasuk orang tua mereka.
  • bersikap jujur.
  • tidak memalak (bullying) atau menyakiti sesama mereka.
  • menjaga lingkungan mereka.
  • belajar sebisa kemampuan mereka dan, jika memungkinkan, berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dengan orang lain.
  • membantu orang-orang yang membutuhkan, kurang beruntung, dan para korban diskriminasi.

Seorang anak yang menemukan kebaikan dan keadilan akan merawat anak-anak masa depan dengan lebih baik.

1 Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Hak Anak-Anak menjabarkan sejumlah hak dan tanggung jawab anak-anak yang universal dan mendasar. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa semua anak, dimanapun mereka tinggal dan dalam kondisi apapun, dapat dilindungi, dirawat dan diberikan kesempatan yang terbaik untuk tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat dan bertanggung jawab.

2 Anak didefinisikan sebagai seseorang yang berusia di bawah 18 tahun.

The Kidz Rights Project (Proyek Hak Anak-Anak) merupakan gagasan Jerry Tyrrell yang didasari oleh Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Hak Anak-Anak